Monday, October 26, 2015

PRINSIP- PRINSIP PENDUKUNG INTERAKSI

- INTERAKSI MANUSIA DAN KOMPUTER -


Assalamualaikum blogerista, sehat ? sehat ? semua sehat ? :D
Masih dalam INTERAKSI MANUSIA DAN KOMPUTER, saya ingin sedikit berbagi mengenai Apa dan bagaimana saja sih prinsip- prinsip pendukung interkasi itu ? Nah sebelum langsung ke prinsip- prinsipnya saya akan sedikit membagi terlebih dahulu dari kepalanya yaitu dari ....

PARADIGMA INTERAKSI

Paradigma yaitu sistem yang berhasil pada umumnya diyakini akan menignkatkan daya guna dari system tersebut.

JENIS- JENIS PARADIRGMA

- Time Sharing
- Video Display Units ( VDU )
- Programing Toolkits
- Komputer Pribadi
- Sistem Window dan Interface WIMP
- Metafora
- Manifulasi langsung
- Bahasa vs Aksi
- Hypertext
- CSCW

Nah  setelah itu baru kita langsung membahas mengenai prinsip- prinsip pendukung interaksi .


PRINSIP- PRINSIP PENDUKUNG INTERAKSI


1. LEARNABILITY


Learnability yaitu kemudahan yang memungkinkan  user baru berinteraksi secara efektif dan dapat mencapai performa yang maksimal. Adapun Prinsip yang mendukung Learnability :



PRINSIP
DEFINISI
PRINSIP YANG TERKAIT
Predictablity
Mendukung user untuk menentukan efek dari future action berdasarkan catatan atau sejarah interaksi sebelumnya
Operation Visibility
Synthesizability
Mendukung user untuk memperkirakan efek dan operasi sebelumnya pada keadaan saat ini
Immediate
Familiarity
Pengetahuan dan pengalaman user dalam domain berbasis komputer atau dunia nyata lainnya dapat diterapkan ketika berinteraksi dengan sistem yang baru
Guessability Affordance
Generalizability
Mendukung user untuk menambah pengetahuan dari interaksi spesifik di dalam dan di luar aplikasi ke situasi yang lebih mirip
Consistency
Kemiripan dalam perilaku input atau output yang muncul dari situasi atau tugas obyektif yang sama


2. FLEXIBILITY

Flexibility yaitu menyediakan banyak cara bagi user dan sistem unuk bertukar informasi. Adapun prinsip yang mempengaruhi Flexibilty yaitu :


PRINSIP
DEFINISI
PRINSIP YANG TERKAIT
Dialogue initiative
Memungkinkan user terbebas dari kendala – kendala buatan (artificial) pada dialog input yang dipaksakan oleh sistem
System/user preemtive-ness
Multi – threading
Kemampuan sistem untuk mendukung interaksi user yang berhubungan dengan lebih dari satu task pada suatu waktu (waktu)
Concurrent vs. Interleaving, multy-modality
Task migratability
Kemampuan untuk melewatkan/memberikan kontrol dari eksekusi task yang diberikan sehingga menjadi task internal user atau sistem atau berbagi antar keduanya
Substitutivity
Memungkinkan nilai-nilai (values) ekuivalen antara input dan output yang masing-masing secara bebas dapat disubstitusi
Representasi perkalian, kesamaan kesempatan (opportunity)
Customizability
Kemampuan user interface untuk dimodifikasi oleh user atau sistem
Adaptivity, adaptability


3. ROBUSTNESS

Robustness yaitu Tingkat dukungan yang diberikan agar user dapat menentukan keberhasilan ataupun tujuan (goal) yang diinginkan. Adapun Prinsip yang mempengaruhi Robustness yaitu :

PRINSIP
DEFINISI
PRINSIP YANG TERKAIT
Observability
Kemampuan untuk mengevaluasi keadaan sistem internal dari representasi yang dapat dimengerti atau dirasakan
Browsability, static atau dinamic defaults, reachability, persistence, operation visibility
Recoverability
Kemampuan user untuk melakukan koreksi bila sebuah kesalahan telah dikenali
Reachability, forward atau backward recovery, commensurate effort
Responsiveness
Bagaimana user mengetahui atau menyadari laju komunikasi dengan sistem
Stabilitas
Task Conformance
Tingkatan dimana sistem pelayanan mendukung semua task yang user ingin lakukan dan dengan cara yang user ketahui
Task completeness, task adequacy


Nah sekian tentang Prinsip- prinsip paradigma. see you .. :D



No comments:

Post a Comment